Museum Serangga dan Taman Kupu

Posted: Januari 16, 2010 in Cargo Udara & Kurir

SERANGGA ITU INDAH KOK

Museum Serangga dan Taman Kupu

Museum Serangga dan Taman Kupu

Pasti, salah satu museum cabe rawit di Indonesia adalah Museum Serangga, Taman Mini Indonesia Indah. Bangunan Museum relatif kecil dan sederhana. Namun dari luar pun sudah tampak usaha untuk mendandani dan memperkaya Museum: sebuah baliho manis dengan kupu-kupu sayap burung bertengger di atasnya (dekat loket), seekor kumbang tanduk raksasa di halaman depan Museum, serta sepasang daun pintu kaca patri dengan ukiran bermotif kupu-kupu dan serangga lainnya. Sangat menyenangkan menemukan luar yang cantik ternyata berpadan dengan koleksi yang topmarkotop, dalam arti spesimen yang dipamerkan berada dalam kondisi prima. Didukung dengan kebersihan yang terjaga serta ruangan yang terang, ber-AC.

Museum bersih, spesimen dalam kondisi prima

Museum bersih, spesimen dalam kondisi prima

Museum Serangga resmi berdiri pada saat ulang tahun TMII ke-18 (20 April 1993), terletak bersebelahan dengan Taman Aquarium Air Tawar. Hingga kini koleksi Museum Serangga telah mencapai sekitar 600 jenis serangga. Dua kelompok koleksi terbesar adalah kupu-kupu (250-an jenis) dan kumbang (200-an jenis). Koleksi lain: belalang ranting dan daun, capung dan capung jarum, jangkrik dan gangsir, kecoak, ngengat, orong-orong/anjing tanah, kerabat tonggeret.

Selain spesimen serangga awetan kering, Museum Serangga juga memiliki koleksi serangga hidup, yaitu belalang ranting.

Seluruh koleksi serangga dipamerkan dalam kotak kaca. Paling mencuri perhatian pengunjung pasti adalah koleksi kupu-kupu. Beberapa kali loh aku menemukan anak-anak spontan menyanyikan lagu kupu-kupu karangan Ibu Sud di sini, tapi selalu hanya dua kalimat pertamanya: Kupu-kupu yang lucu, kemana engkau terbang (Iya nih, jadinya juga cuman bisa nyanyi dua baris itu :)

Sekitar 250 jenis kupu-kupu yang dikoleksi Museum Serangga dipamerkan berdasarkan kategori:

Kupu-kupu Pulau Seram

Kupu-kupu Pulau Seram

1. Asal daerah: kupu-kupu dari Pulau Alor (NTT), Bacan (Maluku), Bali, Obi (Maluku), Lombok (pulau di sebelah timur Bali), Mangole (Sulawesi Utara), Nias (pulau di sebelah barat Sumatera, termasuk provinsi Sumatera Utara), Seram (Maluku), Simeulue (pulau di sebelah barat Sumatera, termasuk provinsi NAD), Siau (Sulawesi Utara), Sumba (NTT), Timor, Timor-Timur.

Gpp jika sebagian nama pulau ini terdengar asing, di sebelah kiri bawah masing-masing kotak pameran tersedia peta dan pulau yang bersangkutan ditandai dengan bulatan merah. Sip!

2. Taksonomi

a. Suku: Kupu Papilionid, Kupu Pierid, Kupu Nymphalid. Bangsa kupu-kupu memiliki enam suku, tiga lainnya yang belum tersedia di Museum Serangga adalah Kupu Rionidae, Kupu Lycaenid dan Hesperiid.

b. Marga (Genus): Kupu Raja (Troides sp), Kupu Sirsak (Graphium sp).

c. Lain-lain seperti Kupu Indah, Kupu Amathusiid, Kupu Danaid

Kupu-kupu yang dilindungi undang-undang

Kupu-kupu yang dilindungi undang-undang

3. Dilindungi Undang-undang tahun 1980. Terdiri dari 19 jenis Papilionidae dan satu jenis Nymphalidae yaitu kupu-kupu sayap renda, Cethosia myrina. Alasan perlindungan: populasi menurun, kerusakan habitat, endemik, reproduksi lambat, meningkatnya penangkapan.

Dalam kotak pameran tersebut terlihat perbedaan menyolok kupu-kupu jantan dan betina marga Ornithoptera (kupu-kupu sayap burung). Ornithoptera betina ukurannya lebih besar dan kecoklatan, sedangkan jantan lebih kaya dengan latar belakang beludru hitam disapu warna hijau mas ataupun biru mas.

Salah satu jenis kupu-kupu dari marga ini, yaitu O.goliath, dari Papua, adalah kupu-kupu terbesar kedua di dunia setelah kupu-kupu Queen Alexandra.

O. aesacus dilindungi karena endemik, hanya terdapat di Kepulauan Obi, Maluku. Aesacus adalah nama anak Raja Priam dari Kerajaan Troy dalam kisah Iliad karya Homer, penyair Yunani yang hidup pada abad ke-8 SM.

Kupu-kupu Raja Croesus (jantan)

Kupu-kupu Raja Croesus (jantan)

O.croesus mendapatkan namanya dari Wallace yang menemukannya di Pulau Bacan (Maluku Utara). Croesus adalah nama raja Lydia, sebuah kerajaan kuno di wilayah Turki sekarang, terkenal dengan kekayaannya yang luar biasa (kira-kira sezaman dengan Confucius dari China). Jika melihat si kupu-kupu yang warnanya didominasi kuning mas dan kombinasi sempurna coklat halus maka kita akan tahu mengapa Wallace menamainya kupu-kupu Raja Croesus.

Ornithoptera priamus (atas: jantan)

Ornithoptera priamus (atas: jantan)

Jika nama-nama ini diperhatikan lebih lanjut, seperti O.priamus (dari nama Raja Priam), O.tithonus dari ‘Tithonus’ saudara tiri Priam, maka kita akan menemukan ternyata banyak juga ya nama kupu sayap burung yang berasal dari raja maupun kerabatnya. Tak heran karena kupu-kupu sayap burung begitu besar sehingga kelihatannya seperti rajanya kupu-kupu saja. Tetapi mengapa kita menyebut Ornithoptera ‘kupu-kupu sayap burung’ dan bukan ‘kupu-kupu raja’. Karena bahasa Indonesia mengambil terjemahannya dari kata ‘Ornithoptera’ yang arti harfiahnya adalah sayap burung.

Note: Istilah ‘Birdwings’ dalam bahasa Inggris digunakan untuk menyebut tiga marga kupu-kupu sekaligus yaitu Ornithoptera, Troides (yang disebut kupu-kupu raja dalam bahasa Indonesia), dan Trogonoptera. Menarik menemukan bahwa ‘Trogon’ adalah nama marga burung, jadi Trogonoptera artinya adalah kupu-kupu bersayap burung Trogon (gitu sih menurutku :)

Diorama Kupu-kupu di Pekarangan

Diorama Kupu-kupu di Pekarangan

4. Diorama: Peta Kupu-kupu Indonesia, Kupu-kupu Bantimurung, Kupu-kupu di Pekarangan.

Beberapa kupu-kupu karena ukuran dan warnanya tampak menonjol di Peta Kupu-kupu Indonesia, adalah:

a. Kupu-kupu sayap burung (Ornithoptera spp). The pride of the Eastern tropics, demikian Alfred Russel Wallace menjuluki mereka. Iya, tidakkah ada sebuah kehormatan bahwa Tuhan memilih meletakkan kupu-kupu yang begitu cantik di negeri ini. Mari kita juga mau menjaganya dan menolak membeli kupu-kupu yang diperjualbelikan.

Kupu-kupu Raja Brooke

Kupu-kupu Raja Brooke

b. Kupu-kupu Raja Brooke (Trogonoptera brookiana), hidup di Sumatera dan Kalimantan. Nama ‘brookiana’ diberikan oleh Alfred Russel Wallace dari Sir James Brooke (1841-1868), Raja Sarawak.

Kupu-kupu Gajah

Kupu-kupu Gajah

c. Kupu-kupu gajah (Attacus atlas). Atlas dalam mitologi Yunani adalah titan yang memanggul Bumi. Sebuah nama yang pantas untuk ‘kupu-kupu’ yang gagah. Tapi sebenarnya Attacus atlas bukan kupu-kupu loh, tapi ngengat.

Kumbang Kotoran

Kumbang Kotoran

Koleksi kumbang mencakup kumbang badak, kumbang bunga, kumbang daun, kumbang gitar, kumbang kotoran, kumbang lege, kumbang macan, kumbang rusa, kumbang sungut panjang, kumbang tanduk, teka-teka/sambar ilen. Ternyata tinggi juga ya keragaman kumbang. Setelah itu coba deh diorama Pesona Kumbang Nusantara dan identifikasi kumbang-kumbang tersebut. Sebagian ternyata tak sulit loh karena bentuk kumbang ternyata beda banget satu dengan lainnya.

Diorama kumbang gitar

Diorama kumbang gitar

Beberapa diorama kumbang: Serangga Sawah, Serangga Hutan Tropik, Serangga Perombak, Kumbang Gitar, Lebah Soliter. Dinamakan kumbang gitar karena bentuknya lumayan menyerupai gitar, dapat mencapai panjang 10 cm. Kumbang ini hidup di batang pohon yang berjamur besar dan aktif di malam hari. Merupakan pemangsa serangga kecil dan cacing, juga jamur.

Kumbang tanduk (Chalcosoma caucasus) di depan Museum Serangga

Kumbang tanduk (Chalcosoma caucasus) di depan Museum Serangga

Kumbang tanduk jenis Chalcosoma caucasus dipilih sebagai logo Museum karena peranannya sebagai serangga pendaur ulang bahan organik, indikator biologi kualitas hutan, serta keunikannya yaitu serangga terberat di Asia Tenggara.

Capung di Taman Kupu

Capung di Taman Kupu

Untuk penggemar Issa Kobayashi dan sangat menikmati haiku yang ditulisnya tentang capung, agak sulit untukku menghindari rasa capung dianaktirikan di sini. Hanya beberapa ekor capung dalam dua kotak pameran. Sayang juga diorama ‘Serangga di Sawah’ tidak dilengkapi identifikasi capung.

Tapi ‘anak-tiri’ di Museum Serangga tak hanya capung, satu-satunya kotak koleksi ngengat (Hawk Moths, yaitu ngengat yang memiliki lidah terpanjang di dunia) di pojok Museum jitu katakan nasib yang sama. Padahal ngengat bahkan lebih kaya dari kupu-kupu loh. Jika capung mencapai 5.500 jenis, kupu-kupu 17.500 jenis, maka ngengat diperkirakan mencapai 200.000 jenis. Boo!

Orong-orong

Orong-orong

Dari arah sawah di dekat rumah adikku, kadang terdengar suara orong-orong, si serangga yang suaranya monoton jernih tetapi jika merasa didekati akan diam seribu bahasa. Coba dicari-cari sampai capek sendiri, karena orong-orong kan tinggalnya di dalam tanah. Jadi ketemunya orong-orong malah di Museum Serangga, TMII, Jakarta.

Namun ada keindahan dari sawah yang tak tergantikan oleh Museum. Keindahan seperti kerlap-kerlip kunang-kunang (sepertinya Museum tak memiliki koleksi kunang-kunang deh) dan suara orong-orong itu datang dari sesuatu yang hidup. Ada sesuatu yang Tuhan, menyala dari situ. Seperti denyut-denyut napas Tuhan sendiri. Namun juga tak disangkal bahwa setelah mengenal teman-teman kecil (orong-orong, tonggeret, jangkrik) ini di Museum, suara-suara serangga memang jadi terdengar lebih nikmat dan alam terasa lebih dekat. Mungkin itu ya yang disebut tak kenal maka tak sayang :)

Taman Kupu, TMII

Taman Kupu, TMII

Di samping Museum, berdiri Taman Kupu seluas 500 meter persegi. Tapi ini bukan hanya Taman Kupu loh tapi juga taman pohon-pohon yang cantik. Sebelah kanan, setelah tirai pintu masuk Taman Kupu adalah pohon srigading. Sangat khas dengan bunga-bunga putih bertangkai orange yang mekar di malam hari dan berguguran keesokan harinya. Makanya justru di lantai tanah kita akan menemukan hamparan bunga-bunga srigading. Sedangkan persis di depan dari arah pintu masuk, menyembul dari belakang tembok yang memiliki ukiran seperti pohon kalpataru, adalah pohon anting putri yang bunganya sangat harum.

Bermacam-macam jenis tumbuhan berbunga yang sering dikunjungi kupu-kupu juga tumbuh subur di Taman Kupu, seperti bunga nusa indah putih, pagoda, soka, dan lain-lain.

Sepasang kupu-kupu Great Mormon

Sepasang kupu-kupu Great Mormon

Di Taman Kupu ini, aku pernah menemukan sepasang Great Mormon (Papilio memnon) di sela-sela daun dieffen. Sebelah kanan adalah kupu betina, kiri kupu jantan. Ini kan kupu-kupu yang pernah ditemukan Wallace di Lubuk Raman (sekitar dua jam dari Palembang, melalui Prabumulih). Malahan Wallace menemukan mimikri pada kupu-kupu berkat Papilio memnon dan Lubuk Raman loh.


  • Alamat:
    Museum Serangga dan Taman Kupu
    Taman Mini Indonesia Indah
    Jl. Raya Taman Mini
    Jakarta Timur 13560
    Telp. 021-840 9472
    Fax. 021-8779 0120

    Sekilas informasi 14 museum yang terdapat di TMII bisa dibaca di http://www.tamanmini.com
    (Menu – Rekreasi – Museum-museum)

Tidak Usah Bingung untuk Kirim Barang Domestik / Ekspor (Paket, Garment , Product Genco , Hewan ataupun Ikan) Via Udara/Airport >>>>>

__________________________________________________________________________


Banda Aceh (BTJ) Medan (MES) Padang (PDG) Jambi (DJB) Pekan Baru (PKU) Batam (BTH)
Pangkal Pinang (PGK) Palembang (PLM) Bandar Lampung (TKG) Semarang (SRG) Solo (SOC) Yogyakarta (JOG)
Surabaya (SUB) Malang (MLG) Denpasar (DPS) Lombok (LOP) Pontianak (PNK) Palangkaraya (PKY)
Balikpapan (BPN) Banjarmasin (BDJ) Kendari (KDI) Kupang (KOE) Makasar/Ujung Pandang (UPG)
Manado (MDC) Ambon (AMQ) Biak (BIK) Gorontalo (GTO)
Timika (TIM) Jayapura (DJJ)

__________________________________________________________________________

 

__________________________________________________________________________

terapi

rokok herbal

Komentar
  1. Mona mengatakan:

    Bang Musium Cargo dimana Ya???? Oya Musium Komputer juga?? Kasi tau dunk

  2. o-oz mengatakan:

    pernah dengar kupu-kupu yang nama nya MARPHOAMATONTE g?
    makasih atas jawabannya

    • Ops. Cargo mengatakan:

      marphoamantonte adalah nama latin dari kupu2 yg paling cantik diantara berjuta jenis kupu-kupu. Jelasnya kayak gmana kupu2 itu saya juga blm tau. ifo ya klo sudah tau

  3. Dennis mengatakan:

    saya saat kesini gq kaya gini.
    pas saya kesini mah gelap ruangan na,ujan pula…

  4. dm mengatakan:

    infonya sangat membantu untuk referensi pembuatan tugas akhir saya yaitu redesign museum serangga tmii. trimakasih :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s