Hujan Sampah Antariksa 2012 Perlu Di Waspadai

Posted: Mei 2, 2010 in Tak Berkategori

Hujan Sampah Antariksa 2012 Perlu Di Waspadai. Kejadian misterius yang di duga jatuh nya benda dari antariksa mulai marak di bumi kita, terlihat sudah semakin sering nya benda asing jatuh dan berhasil menembus gesekan atmosfir Bumi. Contoh saja kejadian hujan meteor 2010 yang terekam video di amerika kemarin, ada salah satu meteor yang berhasil menembus masuk ke bumi namun untung saja tidak merusak yang ada di sekitar nya. Bicara tentang sampah antariksa yang sudah cukup banyak sekali memenuhi angkasa langit kita, hal ini di perkuat oleh peringatan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) untuk para masyarakat.

LAPAN dan NASA memperediksi bahaya jatuh nya sampah antariksa ke bumi karena menumpuknya satelit atau benda-benda lain yang sudah tidak terpakai di langit akan terjadi pada tahun 2012, pada tahun itu kemungkinan besar akan semakin banyak saja sampah-sampah dari langit yang masuk ke dalam Bumi.

hujan_sampah_antariksa_2012

Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan mengatakan, “Pada saat itu, atmosfer Bumi akan menjadi lebih padat akibat pengaruh aktivitas iradiasi matahari di saat siklus puncak. Dengan kian padat, ada hambatan bagi satelit dalam bergerak. Kecepatan menjadi semakin rendah dan lama-lama kehilangan gravitasi dan ketinggian sehingga akan mudah jatuh.”

Beliau pun melanjutkan dengan pernyataan lain, bisa jadi di perkirakan pada tahun 2012 sampah antariksa yang akan jatuh ke bumi meningkat intensitasnya, di perkirakan setiap hari akan terjadi hujan sampah dari benda yang tidak terpakai di angkasa. Itu sudah di luar kondisi normal yang biasanya hanya rata-rata dua satelit atau pecahannya yang jatuh per pekannya. Adapun jumlah sampah antariksa ini bisa mencapai 13.000 dalam ukuran lebih dari 1 sentimeter.

puncak_hujan_sampah_antariksa_2012

Tapi beliau mengatakan kepada masyarakat untuk tidak panik, menurut beliau peluang sampah antariksa ini untuk mengenai manusia atau obyek yang dimiliki manusia sangat kecil. Beliau menambahkan, “Secara keseluruhan, Bumi ini kan luas. Mayoritas seperti laut, gurun, dan hutan tidak berpenghuni. Jadi, peluangnya kecil,” Yah walau tidak besar peluang mengenai manusia tapi tetap saja perlu di waspadai, mungkin saja kan kejadian seperti Meteor jatuh di Jakarta yang kemarin terulang pada kejadian hujan sampah dari antariksa ini, karena kemungkinan terjadi ada saja.

Beliau pun memberi contoh, misal saja di langit indonesia sebuah satelit rusak yang berada di atas langit Indonesia memiliki peluang yang sama untuk bisa jatuh di Indonesia ataupun Arab Saudi dalam rentang jarak yang cukup jauh, yaitu 1.000 kilometer. Menurut beliau kejadian jatuh nya benda dari langit itu tidak bisa di prediksi akan jatuh di lokasi mana, karena meteor jatuh pun NASA belum bisa memprediksi nya. “Makanya, ini sulit diprediksi akan jatuh di mana,” ungkap beliau.

Untuk contoh nyata dari hal ini kita bisa menengok ke beberapa tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2003 dimana saat terjadinya puncak aktivitas matahari, pada saat itu indonesia di hujani sampah-sampah dari antariksa. Benda tersebut berhasil jatuh ke bumi dan menyentuh tanah, seperti di Bengkulu dengan ukuran 80 x 120 cm. Satelit Berposax juga sempat melintas di Indonesia pada Mei 2003. Pecahan yang terbesar, berukuran manusia, yaitu sisa Roket Soyus dan Cosmos terjadi pada Maret 1981 di Bengkulu.

Waw sudah cukup banyak kejadian di indonesia yah, bahkan menurut info dari Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa, pernah ada laporan kejadian sapi, SPBU tertimpa benda dari angkasa tersebut namun bukan di indonesia.

Walau peluang untuk jatuh pas tepat pada pemukiman penduduk di bumi bisa di bilang minim namun tetap saja hal ini perlu kita waspadai, semoga saja para Ilmuwan di dunia bisa menemukan cara agar prediksi puncak hujan sampah dari antariksa di tahun 2012 tidak terjadi dan jika pun terjadi jangan sampai jatuh di tempat pemukiman yang berpenduduk, silahkan saja lah jatuh di laut atau gurun. Renungan.

Reff : kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s