APA KABAR, CINTA?

Posted: Januari 4, 2012 in Tak Berkategori
Tag:,

Ah, Kau menyapa lagi..

Setelah bertahun tahun menghilang berkerak kotoran. Lalu pergi seiring malam demi malam memuram. Kukira tak pernah lagi Kau memilih. Kukira Kau menyerah pada duka perih yang pernah menginfeksi keagunganMu. Namun ternyata Kau masih bernafas. HembusanMu yang dulu membeku, kini sudah mengalir merangkul kepastian. Ruang kosong itu tak lagi pengap. Siluet gadis berhijab Kau bawa tanpa mengizinkan jeda.Tak satupun boleh menodainya.

Harus kupanggil apa Kau sekarang? Apa namaMu masih seperti dulu?

Orang-orang memuja dan meletakkan eksistensiMu sebagai sosok kultus. Mereka menyebutmu Cinta tanpa mampu mengalami suci ataupun mendalami tujuanmu. Di dunia ini, sosokMu hanyalah bualan. Susunan kata-kata manis dan panggilan sayang yang akan segera menguap tersapu ke-aku-an. Namun itu bukan apa-apa sebelum aku menemukan dimensi palsuMu yang terburuk. Di dalamnya, namaMu adalah ajakan untuk bercumbu dan menuntaskan pikiran liar. Kau tereksploitasi sisi kebinatangan cucu Adam. Hingga dirimu merasa berdosa terhadap bayanganmu sendiri.

Apa kabarmu saat ini, Cinta?

Kali ini aku tak ingin basa-basi. Aku sungguh merindukanMu. KetulusanMu yang tanpa tendensi itu telah berhasil memapahku ke ujung pertahanan. Malah sekarang Engkau lebih tangguh lagi. Bukan hanya mengetuk pintuku yang telah lama terkunci, Kau merobohkan seluruh dinding, tanpa perlu lagi kenal permisi.

Apapun yang orang-orang itu lakukan padaMu sekarang, bagiku Kau tetap mutiara. Dan mutiara akan selalu tampak aneh di tengah batu kali. Singgahlah di dalamku biar aku jaga kilaumu layaknya nyawaku.. Karena kau tak pernah pantas diperlakukan seperti itu. Kau adalah alat Tuhan untuk mengajarkan manusia tentang esensi. Menuntun mereka menemukan makna hidup selagi hidup, bukan saat tertimpa ratusan sesal diambang maut.

Racuni aku, Cinta!

Hingga lumpuh semua logika dan rasa. Karena aku bosan bertopeng diam. Saat gadis berhijab-Mu itu datang, aku ingin berteriak lantang. Menembus segenap celah dan semua lubang. Merasuki ujung gendang telinga semua orang.. AKU MENCINTAINYA.

Aku ingin nyata. Tak peduli lagi ini benar atau salah. Karena aku bukan makhluk lemah. Untuk gadis-Mu, aku akan benar-benar jatuh ke dasar jurang yang kuciptakan sendiri. Itulah titik balik untuk benar-benar menjadi wakilMu yang sejati. Yang tanpa pernah berkata-kata, namun tetap berbicara. Yang tidak pernah harus ke mana-mana untuk berada di mana-mana. Karena saat mataku dan matanya berpandang menyatu, detak waktu di benak kami membeku, meski bumi yang kami pijak terus berputar.

Termakasih telah memilihku lagi, Cinta..

Dan semoga kabarMu akan selalu baik-baik saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s